Selasa, 29 November 2011

implementasi diare

D. Implemantasi
No
Tanggal/Jam
No.DX
Tindakan keperawatan
1.
21/07/2008
09.10 wib






09.30 wib






11.00 wib







14.00 wib
I,II,III,
IV






I,II,III






IV







III
-          Membina hubungan trust dengan klien dan keluarga klien
Respon :
Klien dan keluarga klien menerima kehadiran perawat dengan senag hati.
-          Mengukur tanda –tanda vital
Hasil :
S : 36oc
N : 128x/menit
RR: 24x/menit
-          Memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga klien tentang diare yang merupakan manifestasi klinis dari diare
Hasil :
Ibu klien mengatakan mengerti sedikit-sedikit
-          Memberikan injeksi ricef
Hasil :
Obat masuk ke dalam tubuh melalui selang infus
2.

























22/07/2008

10.00 wib



10.15 wib


10.55 wib



11.20 wib



12.00  wib





13.00 wib




14.00 wib


I,II



1,II


III,IV



III



I,II,III





III,IV




III

-          Menimbang berat badan klien
Hasil :
BB klien = 8,2 kg
-          Memberikan cairan perparenteral KN 3B 20 tetes/menit.
-          Memotifasi keluarga agar menjaga menjaga kebersihan.
-          Mengoleskan krim salep oficel pada anus  klien

-          Mengobservasi tanda-tanda vital

Hasil:
S : 36,5oc, N : 128x/m, RR: 24x/m

-          Menekankan kepada ibu klien cara cuci tangan yang tepat.

-          Memberikan injeksi ricef





E. Evaluasi
No.Dx
Tanggal/jam
Evaluasi
I
22/07/2008
09.30 wib
S :  -    Ibu klien mengatakan nafsu makan
            Anaknya berkurang   
-          Ibu klien mengatakan BB anaknya turun, sebelum sakit
BB = 8,4 kg
O :  -    BB = 8,2 kg
-           Porsi makan habis ½ porsi mangkuk
-          Konsumsi ASI klien sedikit berkurang
A:  -     Perubahan nutrisi belum teratasi
P:   -     Intervensi dilanjutkan
-          Anjurkan ibu klien agar rajin memberikan ASI
-          Anjurkan ibu klien untuk member makan lebih dari ½ porsi

2
22/07/2008
S :    -      Ibu klien mengatakan anaknya  masih mencret-mencret
O:      - Klien hanya menghabiskan ½ porsi      intake ± 1900 cc/24 jam
-          Output 1800cc/24 jam
A: - Kekurangan volume cairan belum teratasi
P : - Intervensi di lanjutkan


BAB IV
PENUTUP
Setelah penulis membahas tentang Asuhan Keperawatan pada anak dengan diare maka penulis mencoba menyimpulkan beberapa hal penting yang kiranya dapat menjadi perhatian. Pada bab ini penulis juga akan mengemukakan saran yang berguna bagi pihak yang terkait dalam sumber asuhan keperawatan pada anak dengan diare.
A.                KESIMPULAN
Diare merupakan suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan peningkatan volume, keenceran serta frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan pada neonatus lebih dari 4 kali sehari dengan atau tanpa lendir darah.

B.                 SARAN
Berdasarkan penyusunan makalah tentang Asuhan Keperawatan pada anak dengan diare ini, maka penulis memberikan beberapa saran yang kiranya berguna bagi kita semua untuk perbaikan di masa yang akan datang. Adapun saran yang dapat di lakukan adalah sebagai berikut :
1.                              Rumah Sakit
Rumaha sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat sebaiknya bisa menciptakan lingkungan yang  nyaman dan tenang untuk perawatan klien dan juga anggota tim di rumah sakit juga bisa berkolaborasi dengan baik untuk pengobatan klien.
2.                              Untuk Pendidikan
Sebelum turun dalam pelaksanaan,
 pendidikan merupakan sumber pertama mahasiswa, sehingga dapat membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan yang telah diajarkan
3.                           Untuk perawat
a.       Saat melaksanakan pengkajian pada klien khususnya pada anak dengan diare untuk dapat mempertahankan keluhan yang dirasakan klien, dan yang paling penting adalah terbinanya hubungan saling percaya antara perawat dengan klien beserta keluarga klien.
b.      Dalam menegakkan diagnose keperawatan, perawat hendaknya memperhatikan kebutuhan klien sesuai dengan prioritas masalah yang dirasakan klien.
c.       Sebelum membuat perencanaan hendaknya perawat memperhatikan aspek perawatan yaitu : Bio-Psiko-Sosio-Spiritual.
d.      Dalam melaksanakan tindakan keperawatan diperlukan kerja sama dan tenaga kesehatan lainnya untuk mnunjang pelaksanaan keperawatan yang menyeluruh terhadap klien.
4.                           Untuk Klien
Bagi klien yang menderita diare di harapkan agar segera memeriksakan diri pada tenaga kesehatan dan hendaknya selalu hidup sehat, makan makanan bergizi dan teratur, dan  menjaga kebersihan.
5.                           Untuk keluarga
Keluarga merupakan lingkungan yang terdekat klien, maka diharpkan bisa memberikan perhatian pada klien dengan menganjurkan klien untuk mengikuti pengobatan secara intensif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar